Benfica Selidiki Video Penggemar Lakukan Gerakan Mirip Monyet

Benfica Selidiki Video Penggemar Lakukan Gerakan Mirip Monyet

Benfica telah memulai penyelidikan terhadap dua penggemar yang terekam melakukan gerakan yang tampak seperti meniru monyet ke arah Vinicius Junior dari Real Madrid saat pertandingan Liga Champions antara kedua tim minggu ini.

Selama pertandingan pada Selasa di Lisbon, penyerang Brasil Vinicius menuduh gelandang Argentina Benfica, Gianluca Prestianni, melakukan pelecehan rasial terhadapnya.

Prestianni, yang berusia 20 tahun, membantah menyebut Vinicius monyet dan Benfica mendukung pemain mereka, dengan mengklaim bahwa dia menjadi korban fitnah.

Lembaga pengatur sepak bola Eropa, UEFA, menyatakan akan menyelidiki tuduhan perilaku diskriminatif.

Media Portugis pada Jumat melaporkan bahwa Benfica telah memulai penyelidikan internal terkait perilaku penggemar tersebut.

Jika mereka anggota klub, prosedur itu bisa berujung pada pemecatan mereka, kata juru bicara Benfica kepada AFP.

Dalam video yang disebar di media sosial, termasuk oleh mantan pemain internasional Inggris Rio Ferdinand, dua penggemar mengenakan jersey merah Benfica terlihat menggerakkan tangan dengan cara khas meniru monyet.

Real memenangkan leg pertama babak play-off Liga Champions dengan skor 1-0 berkat gol indah Vinicius.

Keributan awal antara Vinicius dan Prestianni dipicu oleh selebrasi gol Vinicius, yang menuai kritik dari pelatih Benfica, Jose Mourinho.

Vinicius dan Prestianni, yang sempat menutup mulut dengan jersey-nya, tampak berdebat cukup lama sebelum sang Brasil tiba-tiba berlari ke wasit Prancis Francois Letexier untuk menyampaikan keluhannya.

Real pada Kamis menyatakan telah mengajukan bukti ke UEFA untuk mendukung tuduhan Vinicius.