Bayern Berikan Kekalahan Kane penuh di Liga Champions kepada PSV
Selesaian klinis dari penyerang Inggris produktif Harry Kane membawa Bayern Munich menang 2-1 melawan PSV Eindhoven pada Rabu yang mengamankan posisi kedua raksasa Jerman di tabel Liga Champions.
Hasil ini berarti kekecewaan bagi PSV yang gagal lolos ke babak play off meskipun kampanye Liga Champions mereka mencatat kemenangan besar atas Liverpool dan Napoli.
Bayern sudah menjamin tempat di babak 16 besar dan pelatih Vincent Kompany melakukan lima perubahan dari tim yang kalah 2-1 dari Augsburg kekalahan pertama mereka di Bundesliga sejak Maret.
Ia bisa membiarkan Kane di bangku cadangan beserta kiper Manuel Neuer dan Michael Olise sayap internasional Prancis berusia 24 tahun.
Tuang rumah memulai dengan paling cerah di malam beku di Eindhoven dengan penyerang veteran Ivan Perisic melepaskan tendangan voli tepat di atas mistar setelah hanya tiga menit.
Babak pertama yang mengalir bebas melihat kiper kiper terpaksa bertindak di kedua ujung lapangan kiper Bayern Jonas Urbig melakukan penyelamatan luar biasa dari sundulan Perisic tepat sebelum jeda.
Tapi tidak ada tim yang bisa memberikan sentuhan akhir dan periode pertama berakhir 0-0 dengan skuad Peter Bosz menatap eliminasi dari turnamen dalam kondisi saat itu.
Para tamu yang akhirnya memecah kebuntuan.
Serangan PSV mereda meninggalkan mereka terbuka di belakang saat Bayern memukul mereka dalam serangan balik.
Setelah permainan cerdas dengan gelandang remaja Lennart Karl penyerang Jamal Musiala menghantam bola ke atap jala dari jarak dekat ke keterdiaman terkejut di Philips Stadion.
Kane akhirnya masuk lapangan pada menit ke 62 bersamaan dengan penyerang internasional Jerman berusia 30 tahun Serge Gnabry Bayern mengerahkan artileri berat untuk babak akhir.
Berjuang untuk kelangsungan hidup di Liga Champions PSV melempar segalanya ke arah orang Jerman dan Ismael Saibari ancaman paling kuat mereka memberi mereka harapan pada menit ke 77.
Setelah satu dua nakal dengan gelandang Guus Til gelandang internasional Maroko berusia 25 tahun itu melengkungkan tembakan tak terbendung ke sudut atas.
Tapi Kane memiliki kata terakhir menyelesaikan dengan tenang dari umpan silang Luis Diaz pada menit ke 84 meninggalkan tidak ada waktu untuk keajaiban Belanda.