Barca Tanpa Rashford dan Raphinha di Laga Semifinal Piala Lawan Atletico
Barcelona bakal tampil tanpa kedua pemain sayap kirinya yakni Marcus Rashford dan Raphinha pada leg pertama semifinal Copa del Rey menghadapi Atletico Madrid pada hari Kamis.
Raphinha masih menepi akibat cedera otot paha sedangkan Rashford tidak ikut latihan pada hari Rabu.
Pemain internasional Inggris itu mengalami masalah lutut setelah mendapat benturan saat Barcelona menang 3-0 atas Real Mallorca pada hari Sabtu di ajang La Liga.
"Marcus tidak bisa bermain dia terkena pukulan dan itu menyakitkan sehingga kami harus berhati-hati dengan kondisinya" ujar Flick kepada wartawan pada hari Rabu.
"Saya rasa ini bukan kabar baik tapi pada akhirnya saya selalu percaya pada tim saya.
"Saat situasi seperti ini tidak mudah kami berkembang dan ini juga diperlukan untuk besok."
Flick menyatakan bahwa juara bertahan Copa del Rey harus menangani pemulihan Raphinha secara bertahap.
"Dia adalah pemain yang selalu memberikan segalanya selalu bermain dengan intensitas tinggi di pertandingan. Dan ketika merasakan sesuatu kami harus berhati-hati dan mungkin mundur satu langkah" kata Flick.
"Ini situasi saat ini. Dan tentu saja saya tidak senang dengan keadaan ini karena kami membutuhkannya."
Flick kemungkinan akan memainkan Ferran Torres atau Dani Olmo di posisi sayap kiri yang tidak biasa untuk mengisi kekosongan di stadion Metropolitano milik Atletico.
Raksasa Katalan itu juga masih kehilangan Pedri Gavi dan Andreas Christensen karena cedera jangka panjang.
Bek Barcelona Ronald Araujo yang sempat istirahat panjang selama sebulan untuk kesehatan mental menjelang akhir 2025 mengaku mengalami kecemasan dan depresi selama 18 bulan terakhir dalam wawancara dengan surat kabar Spanyol Mundo Deportivo minggu ini.
Flick menyebut bek tengah Uruguay itu "sangat kuat" tapi para pelatih juga bertanggung jawab merawat para pemain.
"Dia sangat kuat jadi untuk terbuka tentang ini berarti harus kuat pada saat ini" ujar Flick.
"Ini semua tentang kami yang bertanggung jawab atas para pemain. Kami harus merawat mereka. Kami harus berhati-hati juga mungkin pelatih lawan melakukan hal yang sama."