Barcelona Mengalahkan Real Madrid dengan Skor Tipis di Final Piala Super Spanyol yang Seru

Barcelona Mengalahkan Real Madrid dengan Skor Tipis di Final Piala Super Spanyol yang Seru

Barcelona mempertahankan gelar Piala Super Spanyol setelah mengalahkan Real Madrid 3-2 dalam laga El Clasico yang menghibur di Arab Saudi pada hari Minggu.

Raphinha mencetak dua gol untuk tim Catalan sementara Robert Lewandowski juga menyumbang gol saat mereka meraih kemenangan ke-16 yang memperpanjang rekor meskipun Frenkie de Jong mendapat kartu merah di menit akhir karena pelanggaran terhadap Kylian Mbappe.

Penyerang Prancis itu hanya tampil di babak akhir sebagai pemain pengganti setelah mengalami cedera lutut dan kekalahan ini kemungkinan membangkitkan keraguan baru soal masa depan pelatih Madrid Xabi Alonso.

Setelah Raphinha membawa Barcelona unggul Vinicius Junior menyamakan kedudukan dengan gol individu yang indah untuk memulai akhir babak pertama yang penuh gejolak di Jeddah.

Lewandowski mengembalikan keunggulan Barcelona tapi Gonzalo Garcia mencetak gol di menit tambahan untuk menyamakan skor saat turun minum.

Pertarungan diputuskan oleh tembakan Raphinha yang diblok setelah 73 menit saat Barcelona meraih trofi keempat di bawah pelatih Hansi Flick.

Alonso masih mencari trofi pertama sejak tiba pada Juni dan rentetan lima kemenangan beruntun Madrid di semua kompetisi dihentikan oleh rival abadi mereka.

"Apapun cara kalahnya itu menyakitkan tapi jelas ini pertandingan yang sangat seimbang dan kompetitif dengan segala macam hal" kata Alonso kepada Movistar.

"Kami hampir menyamakan kedudukan kami bertarung sampai akhir dan saya harus mengucapkan selamat kepada Barcelona."

Barcelona menghajar Madrid 5-2 di final musim lalu juga di Stadion King Abdullah Sports City tapi kali ini pertandingan jauh lebih ketat.

"Kami sangat senang trofi lagi ini selalu pertandingan besar melawan Madrid" kata Lewandowski kepada Movistar.

"Kami bermain bagus di babak pertama juga babak kedua kami mencari gol lebih tapi kami menang dan itulah yang terpenting."

Flick yang membawa Barcelona meraih empat kemenangan El Clasico atas Madrid musim lalu dalam empat pertemuan memilih Lewandowski di depan ketimbang Ferran Torres dan memasang bintang muda Lamine Yamal kembali di sayap kanan.

Awal pertandingan agak kacau di panas malam Saudi dengan Barcelona menguasai bola sementara Madrid bertahan dalam untuk menahan mereka sambil mencari Vinicius Junior lewat serangan balik.

Brazilian itu belum mencetak gol dalam 16 pertandingan sebelumnya tapi menawarkan ancaman kuat melaju di kiri dan memaksa Joan Garcia melakukan penyelamatan pertama.

Barcelona mulai meningkatkan tekanan dan Raphinha menemukan terobosan setelah 36 menit.

Saat winger itu melepaskan peluang bagus tapi melebar dia menebusnya dengan tembakan rendah cepat dari dalam kotak penalti melewati Thibaut Courtois ke sudut bawah.

Madrid menyamakan dengan tembakan Vinicius yang luar biasa melayang dari kiri melewati Jules Kounde dan menendang ke gawang.

Barcelona kembali unggul empat menit setelah waktu tambahan babak pertama dengan Lewandowski mengangkat bola melewati Courtois setelah umpan Pedri.

Namun Madrid segera membalas tepat sebelum turun minum lewat Gonzalo Garcia yang menyelesaikan dengan baik saat jatuh setelah sundulan Dean Huijsen memantul kembali kepadanya dari mistar gawang.

Selalu Hadir

Babak kedua lebih tenang dengan peluang lebih sedikit saat kedua tim memperlambat tempo.

Mbappe sedang pemanasan di pinggir lapangan saat Barcelona kembali unggul dengan tembakan Raphinha dari luar kotak yang diblok Raul Asencio sehingga Courtois tak berkutik.

Brazilian itu sedang on fire dan itu gol ketujuhnya dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.

"Dia selalu ada di momen yang tepat" kata Lewandowski.

Alonso memasukkan Mbappe untuk 15 menit terakhir berusaha mencari gol ketiga dan memaksa adu penalti.

Penyerang Prancis itu tak mendapat kesempatan tembak tapi gelandang Barcelona De Jong diusir karena tekel tinggi padanya.

Meskipun Madrid unggul jumlah pemain Barcelona punya peluang terbaik di waktu tambahan dengan Marcus Rashford melepaskan tembakan melebar saat lolos ke gawang.

Asencio hampir menyamakan di akhir tapi sundulannya langsung ke Garcia.

Empat pemenang terakhir Piala Super Spanyol melanjutkan juara La Liga dan Barcelona berharap ini jadi pijakan sukses lagi.

Mereka meraih 10 kemenangan beruntun di semua kompetisi dan memimpin La Liga meskipun awal musim kurang konsisten.