Bafana Bafana: Apa yang Dapat Diharapkan dari Lawan di Piala Dunia 2026 yaitu Republik Ceko
Skuad Eropa tersebut berhasil lolos ke babak final setelah mengungguli Denmark dengan skor 3-1 lewat adu penalti usai bermain imbang 2-2 pada laga kualifikasi terakhir mereka pekan ini, menandai kembalinya ke ajang dunia setelah absen sejak 2006.
Jadi, tantangan seperti apa yang akan mereka hadirkan?
Formasi utama tim Ceko adalah 3-4-2-1, meskipun pelatih Miroslav Koubek sesekali mengubahnya menjadi 3-5-2 dengan dua penyerang tengah tradisional. Ketika lawan menguasai bola, mereka langsung beralih ke susunan 5-4-1.
Tim Ceko tidak cenderung mempertahankan penguasaan bola, membangun serangan secara sabar, atau melakukan passing rumit. Sebaliknya, mereka termasuk tim dengan kecepatan umpan panjang tertinggi di kualifikasi Eropa. Hal serupa berlaku untuk pola tekanan mereka.
Ini berarti mereka mampu memindahkan bola dari belakang ke depan dengan cepat, sering kali menggunakan umpan jauh, yang bertolak belakang dengan gaya bermain Bafana. Jadi, ini akan menjadi pertarungan gaya yang kontras.
Mereka memiliki banyak pemain yang kuat secara fisik dalam duel, perebutan udara, dan tekanan. Selain itu, mereka sering mengirim umpan silang ke kotak penalti. Di kualifikasi, Ceko mencetak gol terbanyak dari situasi bola mati di antara tim Eropa, sebanyak 11 gol, yang menyumbang 50 persen dari total gol mereka.
Itu akan menjadi peringatan besar bagi pelatih Bafana, Hugo Broos, karena timnya kurang efektif dalam bertahan dari bola udara dan sering kebobolan dengan mudah darinya.
Berita baiknya, Ceko tidak begitu tangguh menghadapi lawan yang unggul dalam penguasaan bola dan memiliki pemain jago dalam situasi satu lawan satu, yang bisa memberi kesempatan bagi pemain seperti Oswin Appollis atau Tshepang Moremi untuk menyerang habis-habisan.
Penyerang Bayer Leverkusen, Patrik Schick, adalah ujung tombak utama mereka, sementara gelandang West Ham, Tomáš Souček, dan bek Wolverhampton Wanderers, Ladislav Krejčí, sudah dikenal oleh penggemar Liga Premier.
Namun, seperti Bafana, sebagian besar pemain mereka berasal dari klub domestik, seperti Slavia Prague, Viktoria Plzeň, dan tim lainnya.
Pelatih Ceko yang berusia 74 tahun, Koubek, lebih tua dari Broos, sehingga laga ini bisa disebut pertarungan antara dua veteran.
Mereka berada di peringkat 43 dunia, lebih tinggi dari Afrika Selatan yang berada di posisi 60 menurut klasemen FIFA.
Kedua negara pernah bertemu sekali, di Piala Konfederasi di Arab Saudi akhir 1997, dengan hasil imbang 2-2. Brendan Augustine dan Helman Mkhalele mencetak gol untuk Bafana, yang dua kali bangkit dari ketertinggalan untuk meraih hasil seri.
Bafana akan bertanding di laga pembuka Piala Dunia melawan Meksiko di Stadion Azteca pada 11 Juni, sementara pertandingan terakhir grup mereka adalah lawan Korea Selatan di Monterrey pada 24 Juni.