Australia yang Biasa Saja Raih Kemenangan Tipis di Menit Akhir atas Kamerun pada Seri FIFA
Sedikit peluang tercipta dalam pertandingan persahabatan yang membosankan di Stadium Australia Sydney hingga gelandang Feyenoord itu menyambar bola dengan lima menit tersisa.
Ajdin Hrustic gagal menendang penalti dalam kemenangan yang sangat dibutuhkan bagi tim yang mengalami dua kekalahan di jendela internasional sebelumnya yakni kalah 1-0 dari Venezuela dan 3-0 dari Kolombia.
Pertemuan ini bagian dari Seri FIFA 2026 sebuah turnamen mini yang juga melibatkan Curacao rekan kualifikasi Piala Dunia yang kalah 2-0 dari China dalam laga sebelumnya di tempat yang sama.
"Babak pertama kami kesulitan menembus pertahanan dan babak kedua kami terus menekan" kata Bos.
"Kami punya beberapa kesempatan dan situasi berlangsung hingga 10 menit terakhir lalu saya mencetak gol dan kami meraih kemenangan Itu sangat penting."
Socceroos akan tampil di Piala Dunia keenam kalinya berturut turut dan pelatih Tony Popovic memanfaatkan laga ini untuk mengamati beberapa pemain pemula.
Dengan banyak posisi di skuad Piala Dunia yang masih kosong dia memberikan debut kepada bek Colorado Rapids berusia 18 tahun Lucas Herrington dan penyerang berbasis di Polandia Deni Juric.
Kedua pemain itu tidak menunjukkan kegugupan di awal yang hidup saat tuan rumah mendorong untuk gol cepat.
Tapi mereka kesulitan mengendalikan permainan melawan tim Kamerun muda yang sedang membangun ulang setelah gagal lolos ke Piala Dunia.
Peluang di babak pertama sangat jarang di lapangan yang licin dengan kedua tim kekurangan kreativitas.
Popovic mengganti Juric dan Martin Boyle dengan Awer Mabil dan Nestory Irankunda di lini depan untuk babak kedua dan intensitas meningkat.
Puncaknya adalah debutan Kamerun Oliver Kamdem melakukan pelanggaran penalti dengan 20 menit tersisa tapi kiper Devis Epassy menebak arah yang benar untuk menghentikan Hrustic.
Irankunda dua kali hampir mencetak gol saat waktu berjalan sebelum aksi heroik Bos di akhir dengan mengalahkan bek setelah umpan dari Paul Okon.
Australia berada di Grup D Piala Dunia bersama tuan rumah Amerika Serikat Paraguay dan satu negara Eropa yang belum ditentukan.