Atalanta Perkuat Peluang Enam Besar di Serie A Usai Kemenangan Telak atas Lecce
Kekalahan telak AS Roma dari Inter Milan di awal pekan membuka peluang bagi La Dea untuk memperkuat ambisi lolos ke kompetisi Eropa, namun mereka memulai laga dengan lambat di Salento.
Untung bagi mereka, Lecce memiliki serangan ters weakest di liga dan hanya menciptakan satu peluang awal untuk memecah kebuntuan, saat Sadik Fofana melepaskan tembakan tinggi di atas mistar gawang setelah disuplai umpan silang dari Ylber Ramadani.
Begitu tim Raffaele Palladino mulai menggebrak, terlihat jelas bahwa Charles De Ketelaere menjadi ancaman utama, dan pemain Belgia itu digagalkan oleh penyelamatan kuat dari kapten Lecce Wladimiro Falcone setelah bermain dua dengan Nikola Krstovic.
Gol pembuka Atalanta pun datang tepat sebelum menit ke 30 dengan De Ketelaere kembali terlibat, kali ini ia mengoper ke Giorgio Scalvini yang melewati Oumar Ngom dengan mudah lalu melepaskan tendangan keras untuk gol ketiganya musim ini, dua di antaranya melawan Lecce.
Tamu tamu itu tidak menunjukkan tanda istirahat dan mungkin kecewa tidak memasuki babak kedua dengan keunggulan lebih besar, dengan Krstovic dua kali hampir mencetak gol lawan mantan timnya, hanya untuk sundulannya melambung sebelum tembakan kerasnya digagalkan Falcone.
Kegagalan Lecce mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sebelum istirahat mendorong pelatih Eusebio Di Francesco memasukkan Omri Gandelman di babak kedua, tapi Atalanta tetap mendominasi setelah restart.
Hanya bendera offside yang menyelamatkan tuan rumah dari tertinggal dua gol saat Ederson menyundul di tiang jauh, sementara Falcone cepat keluar dari gawang untuk merebut bola dari De Ketelaere yang berbahaya.
Tak terelakkan, pemain Belgia itu kembali menjadi bintang dalam gol kedua Atalanta, menyediakan umpan untuk Krstovic yang menaklukkan sudut bawah di stadion lamanya, ini menjadi gol ketujuhnya dari sembilan gol terakhir yang dicetak di kandang lawan.
La Dea bisa mengendurkan tekanan di menit menit akhir, namun tetap menambah gol ketiga melalui tembakan keras Giacomo Raspadori, yang terjadi tak lama setelah Falcone menyelamatkan tembakan Ederson.
Atalanta kini tak terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir, dan menjadi penantang serius di perlombaan lolos Eropa, sementara Lecce masih terjebak di zona degradasi setelah rekor tanpa kemenangan lawan tim papan atas bertambah menjadi 17 laga musim ini.