Arsenal serta Bayern Munich Siap Uji Keteguhan Newcastle soal Anthony Gordon
Meski mengalami musim yang mengecewakan Newcastle tetap teguh dengan sikap internal mereka bahwa tidak mungkin melepas banyak pemain kunci dalam satu periode transfer.
The Magpies sudah harus menghadapi kemungkinan kepergian Sandro Tonali yang masih menarik minat kuat dari klub klub Liga Champions di Inggris dan Eropa sementara Tino Livramento menjadi incaran utama Manchester City.
Ada pula perhatian berkelanjutan terhadap Bruno Guimaraes meskipun Newcastle lebih memilih mengikat gelandang ini dengan kontrak baru daripada mempertimbangkan tawaran.
Dalam situasi seperti itu pelatih timnas Inggris Gordon dianggap sebagai bagian penting dari rencana klub.
Newcastle berupaya menghindari kondisi di mana skuad mereka kehilangan inti intinya dan pesan internal menyatakan bahwa penyerang mereka yang dihargai £80 juta itu tidak untuk dijual.
Namun sikap tersebut diprediksi akan menghadapi tekanan yang semakin besar.
Sumber sumber telah mengonfirmasi kepada Flashscore bahwa Arsenal dan Bayern Munich menunjukkan ketertarikan serius terhadap Gordon dengan setidaknya salah satu klub itu diperkirakan akan melakukan langkah konkret yang menguji posisi Newcastle pada musim panas mendatang.
Arsenal memandang sisi kiri serangan mereka sebagai area yang perlu ditingkatkan dan Gabriel Martinelli berpotensi meninggalkan klub. Sementara Bayern yakin bahwa transfer sukses Harry Kane dan Michael Olise bisa menjadi contoh bagi Gordon bagaimana ia bisa mengangkat permainannya ke level lebih tinggi dengan meninggalkan Liga Premier.
Pengagum sebelumnya seperti Liverpool dan Chelsea juga masih menjadi faktor karena ada perasaan bahwa keduanya bisa kembali ikut berebut jika ia tersedia.
Sementara ada keyakinan lama bahwa Gordon sudah betah dan tidak secara aktif mencari perpindahan kualitas calon pembeli potensial ini menimbulkan tantangan berbeda yang mungkin menggoyahkan pikirannya.
Dengan satu klub bersaing di puncak Liga Premier dan yang lain mendominasi Bundesliga Newcastle secara pribadi mengakui bahwa mempertahankan pemain berusia 25 tahun itu bisa menjadi semakin sulit seiring berkembangnya jendela transfer berikutnya.