Arsenal Raih Kemenangan Duel Set Mencolok untuk Kalahkan Chelsea dan Dorong Peluang Juara

Arsenal Raih Kemenangan Duel Set Mencolok untuk Kalahkan Chelsea dan Dorong Peluang Juara

Arsenal mengalahkan pertarungan set piece melawan Chelsea yang hanya berjumlah 10 pemain saat Jurrien Timber mengunci kemenangan krusial 2 1 bagi pemimpin Liga Premier atas rival London mereka pada hari Minggu.

Skuad Mikel Arteta mencetak gol dua kali dari tendangan sudut dan juga kebobolan melalui jalur yang sama dalam pertandingan yang menekankan pentingnya set piece yang semakin meningkat di Liga Premier.

Gol pertama William Saliba sejak Desember 2024 membawa Arsenal unggul di babak pertama di Stadion Emirates.

Gol bunuh diri Piero Hincapie menyamakan kedudukan Chelsea dari salah satu tendangan sudut mematikan Reece James tepat sebelum jeda.

Tapi Timber meraih tiga poin berharga untuk Arsenal dengan sundulan di babak kedua sebelum sayap Chelsea Pedro Neto dikirim keluar karena kartu kedua.

Kemenangan kedua berturut turut Arsenal di liga mengembalikan keunggulan lima poin atas Manchester City di posisi kedua yang masih punya satu pertandingan tersisa dan sempat merapatkan jarak setelah menang 1 0 atas Leeds pada Sabtu.

Setelah menanggung kritik pedas soal mentalitas selama goyahan baru baru ini yang menghidupkan kembali persaingan gelar Arsenal kembali ke jalur kemenangan tepat waktu karena mengikuti pembantaian 4 1 atas Tottenham akhir pekan lalu dengan kemenangan yang jauh lebih tegang.

Arsenal akan bertandang ke Brighton pada Rabu dengan sembilan pertandingan tersisa dalam upaya meraih gelar Inggris pertama sejak 2004.

The Gunners yang lolos ke final Piala Liga babak 16 besar Liga Champions dan babak kelima Piala FA hanya punya satu pertandingan liga tersisa melawan tim di enam besar saat ini yaitu kunjungan berpotensi penentu ke Manchester City pada 18 April.

Kekalahan ketiga Chelsea secara beruntun menjadi pukulan bagi upaya kualifikasi ke Liga Champions musim depan.

Mereka turun ke posisi keenam setelah kalah dari Arsenal untuk ketiga kalinya di bawah kepemimpinan singkat Liam Rosenior.

Robert Sanchez hampir memberi Arsenal gol cepat ketika kiper Chelsea itu tersandung di bawah tekanan dari Viktor Gyokeres tapi ia berhasil melakukan penyelamatan darurat untuk menghindari bahaya.

Timber Cetak Jejaknya

Ketika Sanchez melepaskan bola dengan penyelamatan gugup lainnya Rosenior memegang kepalanya dalam frustrasi.

Arteta memanfaatkan kelemahan Chelsea di belakang untuk unggul dengan salah satu rutinitas khas pelatih set piece Nicolas Jover di menit ke 21.

Gabriel Magalhaes menjulang di atas Reece James dan Joao Pedro untuk menyundul tendangan sudut Bukayo Saka ke kotak penalti enam yard di mana sundulan Saliba yang mengarah ke gawang membelok masuk dari Mamadou Sarr milik Chelsea.

Chelsea sudah kebobolan delapan gol dari set piece dalam 13 pertandingan pertama Rosenior dan empat di antaranya melawan Arsenal.

Tapi The Blues membalas tepat di detik detik akhir babak pertama.

Arsenal mendapat peringatan ketika tendangan sudut James mengenai bahu Declan Rice memaksa David Raya melakukan penyelamatan hebat.

Tapi mereka tidak belajar pelajarannya dan dari tendangan sudut selanjutnya inswinger James disundul ke gawang sendiri oleh Hincapie.

Arsenal tetap rentan dari tendangan sudut James dan Joao Pedro seharusnya bisa lebih baik daripada menyundul langsung ke arah Raya sebelum menyundul melebar dari set piece menggoda lainnya dari kapten Chelsea.

Kegagalan itu terbukti mahal bagi Chelsea karena Arsenal sekali lagi menunjukkan kehebatan set piece mereka di menit ke 66.

Timber membuat lari yang tepat waktu untuk menyundul masuk dari tendangan sudut Rice dengan banding Chelsea yang marah soal pelanggaran atas Sanchez gagal membatalkan gol itu.

Itu adalah gol liga ke 16 dari tendangan sudut bagi The Gunners musim ini dan para penggemar mereka yang gembira merayakannya dengan menyanyi set piece lagi ole ole.

Neto yang mendapat kartu kuning karena protes setelah gol Timber dengan gegabah melampiaskan frustrasinya pada Gabriel Martinelli dengan merobek sayap Arsenal untuk mendapat perintah keluar di menit ke 70.

Arsenal masih membutuhkan penyelamatan brilian di menit tambahan dari Raya untuk menolak Alejandro Garnacho sebelum mereka bisa merayakan.