Arne Slot lega tim Liverpool masih bertahan meski berada dalam mode bertahan

Arne Slot lega tim Liverpool masih bertahan meski berada dalam mode bertahan

"Paris Saint-Germain jelas jauh lebih dominan hari ini dan berpotensi mencetak lebih dari dua gol, namun untungnya para pemain Liverpool menunjukkan semangat perlawanan dan terus bertahan," ujar Slot usai timnya tertinggal 2-0 di ibu kota Prancis.

Desire Doue membuka keunggulan PSG lewat tembakan yang terpantul, sementara Khvicha Kvaratskhelia menambah gol kedua setelah menit ke-60, dalam laga di mana tuan rumah menguasai bola 70 persen dan melepaskan 18 tembakan ke arah gawang, berbanding hanya tiga dari tim tamu.

"Tentu saja kami merasa bisa tampil lebih baik, tapi kami berada dalam mode bertahan sepanjang sebagian besar pertandingan, dan mungkin juga kami sedang dalam fase bertahan pada periode musim ini," kata Slot, yang timnya hanya meraih satu kemenangan dari enam laga terakhir.

"Sangat sulit melawan tim ini. PSG lebih unggul, tapi kami tidak menyerah, itulah mengapa kami masih punya peluang di babak ini, dan kini kami bisa membalikkan keadaan di Anfield, di sela itu masih ada pertandingan penting melawan Fulham."

Slot memasang Joe Gomez sebagai bek tengah ketiga bersama Ibrahima Konate dan Virgil van Dijk, sementara Mohamed Salah duduk di bangku cadangan dan tidak bermain sama sekali, berbeda dengan Alexander Isak yang masuk sebagai pengganti di akhir laga untuk penampilan pertamanya sejak Desember usai cedera.

Salah simpan tenaga

"Bagian akhir pertandingan lebih tentang bertahan bagi kami daripada mencetak gol," ujar Slot soal keputusannya tidak memainkan winger Mesir tersebut.

"Mo punya kualitas luar biasa, tapi bagi Mo untuk bertahan 20 hingga 25 menit di kotak penalti sendiri, saya rasa lebih baik ia simpan tenaganya untuk banyak laga ke depan."

Pelatih asal Belanda ini sedang mendapat tekanan karena timnya berada di posisi kelima Liga Primer dan kini berisiko tersingkir dari Eropa kecuali bisa membalikkan agregat pada Selasa depan.

Ia menjelaskan pergantian formasi utamanya karena ancaman serangan dari bek sayap PSG, Achraf Hakimi di sisi kanan dan Nuno Mendes di kiri.

"Milos Kerkez harus bermain hampir seperti winger kiri menghadapi Hakimi, lalu tersisa empat bek, jadi bisa dijelaskan sebagai formasi 4-3-3," katanya.

"Bayangkan apa yang terjadi jika kami mainkan winger sungguhan melawan Hakimi dan Nuno Mendes."

Liverpool kini harus bangkit saat menjamu Fulham di Liga Primer sebelum leg kedua lawan PSG, yang mendapat jeda akhir pekan usai laga Ligue 1 mereka kontra Lens sebagai pemburu gelar ditunda.

"Saya pikir kami tampil sangat baik lawan tim kelas atas, mereka ganti sistem tapi kami terbiasa karena lawan sering ubah taktik saat hadapi kami," ujar pelatih PSG Luis Enrique.

"Sayang sekali karena kami ciptakan banyak peluang di babak kedua dan seharusnya cetak lebih banyak gol."

PSG pernah mengalahkan Liverpool di 16 besar musim lalu, lolos lewat adu penalti di Anfield.

"Saya sudah sering ke Anfield sebagai pemain dan pelatih, selalu rumit, tapi mentalitas tetap sama di mana pun, kami selalu berjuang untuk menang," tambah Luis Enrique.