Argentina Hancurkan Zambia 5-0 di Kandang pada Laga Uji Coba Internasional

Argentina Hancurkan Zambia 5-0 di Kandang pada Laga Uji Coba Internasional

Banyak yang yakin bahwa ini merupakan pertandingan internasional terakhir Lionel Messi di tanah air, dan ia langsung menunjukkan pengaruhnya dengan assist kedelapannya dalam sembilan laga di La Bombonera.

Hanya tiga menit berlalu, ia mengirim umpan ke kaki Julian Alvarez, yang melepaskan tembakan keras ke sudut kiri bawah melewati Willard Mwanza yang tak berdaya, sehingga membuka jalan awal bagi mereka untuk meraih lima kemenangan berturut-turut. Alvarez nyaris menjadi pemberi umpan tujuh menit kemudian, tapi upayanya di akhir serangan cerdas justru dicegat lawan.

Sesuai prediksi untuk tim yang selalu kebobolan tiga gol atau lebih dan kalah di setiap laga melawan tim non-Afrika sejak awal dekade ini, Zambia hampir tak memberikan perlawanan. Meski tuan rumah tak lebih dari kecepatan kedua, Messi menggandakan keunggulan timnya tepat sebelum turun minum, saat Alexis Mac Allister mengirim umpan terobosan brilian kepadanya, dan sang bintang itu dengan mantap menendang bola ke sudut kanan bawah dari jarak dekat.

Harapan tipis Zambia untuk merebut hasil kemenangan pun pupus sepenuhnya hanya lima menit setelah jeda.

Setelah tembakannya sebelumnya melambung jauh di atas mistar, Albert Kangwanda melakukan pelanggaran ceroboh pada Thiago Almada di dalam kotak penalti, tapi alih-alih menendang penalti seperti dugaan, Messi menyerahkan bola kepada wakil kapten Nicolás Otamendi, seolah menyerahkan obor kepemimpinan, dan bek Benfica itu dengan tenang menjalankan langkahnya lalu menendang penalti ke tengah gawang.

Dengan kemenangan ke-11 dari 13 laga yang hampir pasti diraih, sekaligus memperpanjang rekor kekalahan 100 persen Zambia melawan tim Amerika Selatan menjadi lima pertemuan, permainan santai Argentina pun berlanjut, dan selisih gol semakin lebar pada menit ke-68, meski gol keempat Argentina sulit dihalau.

Saling kirim bola cerdas antara Valentin Barco dan Almada membuat yang terakhir menerobos ke kotak penalti dan mencoba umpan silang, tapi bola malah membentur kepala Dominic Chanda saat berusaha menghalau dan masuk ke gawang.

Pada akhirnya ini seperti pertarungan pria dewasa melawan anak kecil, dan hanya latihan ringan bagi juara dunia bertahan, yang menambah gol kelima melalui Barco di menit-menit akhir tambahan waktu. Dengan hasil ini, mereka mencatatkan clean sheet ke-26 dari 31 kemenangan sejak mengangkat Piala Dunia pada Desember 2022. Sementara itu, momen kejayaan tak terduga Zambia melawan raksasa Amerika Selatan masih harus ditunggu, karena kini mereka kebobolan minimal dua gol di lima laga uji coba terakhir.