'Api murni': Arteta penuh semangat menghadapi pekan krusial Arsenal meski nasib Rice masih abu-abu

'Api murni': Arteta penuh semangat menghadapi pekan krusial Arsenal meski nasib Rice masih abu-abu

Harapan Arsenal meraih trofi kini terbatas pada dua kompetisi setelah kalah dari Manchester City di final Piala Liga dan tim Championship Southampton di perempat final Piala FA.

Arteta menyatakan bahwa para pemainnya tetap bersemangat dalam mengejar gelar Liga Champions pertama dan mahkota Liga Premier pertama dalam 22 tahun dengan Arsenal memimpin klasemen dengan 70 poin dari 32 pertandingan.

"Apa yang sedang kami usahakan itu sulit penuh tantangan dan bergelombang kadang-kadang. Seharusnya begini. Kami harus menghadapinya" ujar Arteta kepada wartawan pada Selasa.

"Kami berusaha melakukan sesuatu di kompetisi ini yang belum pernah tercapai dalam sejarah klub. Itu menunjukkan tingkat kesulitannya. Ini pertama kalinya kami tiga tahun berturut-turut lolos ke perempat final Liga Champions.

"Jika ingin melangkah lebih jauh tentu kami harus punya ambisi lebih besar daripada siapa pun. Kami sedang melakukannya dan sudah sangat dekat."

Klub London itu membawa keunggulan 1-0 ke leg kedua setelah kalah 2-1 di kandang dari Bournemouth sehingga Manchester City di posisi kedua bisa memangkas jarak menjadi enam poin menjelang pertemuan puncak Liga Premier mereka pada Minggu.

Kami tak kenal takut. Api murni itulah yang ingin saya lihat dari para pemain para penggemar dan diri saya sendiri” kata Arteta.

“Kami berada di bulan April dengan peluang luar biasa di depan mata. Mari kita kejar. Kami menaruh segalanya ke dalamnya.”

Pelatih asal Spanyol itu merahasiakan info tim dengan tak memberi kabar soal gelandang Declan Rice yang absen latihan.

"Kami harus tunggu besok pagi untuk lihat kondisi beberapa pemain dan ambil keputusan tepat" ujar Arteta.

"Saya tak mau bicara soal kondisi Rice. Mungkin Bukayo Saka atau Jurrien Timber salah satunya bisa kembali. Kami harus tunggu dan lihat."