Apakah Juan Musso Kini Menjadi Ancaman Nyata Bagi Jan Oblak di Atletico Madrid
"Juan Musso merupakan sosok penting di dalam skuad dan ruang ganti tim. Ia membawa semangat di mana pun dibutuhkan dan memberikan kontribusi lebih dari sekadar kemampuan menjaga gawang." Diego Simeone tak ragu memuji kipernya pada 2 Maret, menjelang leg kedua semifinal Copa del Rey melawan Barca.
Setelah menjalani musim yang gemilang sebagai kiper cadangan, pemain asal Argentina ini baru-baru ini membuktikan bahwa ia mampu menjadi penantang serius bagi Jan Oblak. Konsisten, lincah, dan benar-benar menjadi aset berharga bagi tim... Apakah ia sudah menjadi pilihan alternatif bagi kiper utama yang kontraknya berlaku hingga 2028?
Menjaga gawang tanpa kebobolan di empat pertandingan La Liga pertamanya
Ia baru saja tampil luar biasa dalam laga Liga Champions melawan Tottenham. Menggantikan Oblak yang absen, sang Argentina bersinar (8 dari 11 penyelamatan), meskipun tim kalah (3-2). Beberapa minggu sebelumnya, ia sudah mengesankan saat menghadapi Barcelona di Piala (4 dari 4 di leg pertama, 6 dari 9 di leg kedua), dan yang terutama, ia tampil solid di La Liga.
Sekali lagi, saat diminta menggantikan kiper Slovenia di liga baru-baru ini, Juan Musso berhasil menjaga gawang tanpa kebobolan di La Liga. Ia tampil brilian melawan Getafe (3 dari 3 penyelamatan), dan sebelumnya sudah menarik perhatian musim lalu saat melawan Bilbao (1 dari 1) serta Girona (1 dari 1).
Namun, musim ini lah di mana ia benar-benar meninggalkan jejak. Keluar dari bayang-bayang Oblak, ia semakin menjadi alternatif yang nyata setiap minggunya. Menurutnya, itu karena ia "memberikan segalanya untuk membantu tim ini meraih kemenangan dan hasil yang diimpikan."
Selain itu, statistiknya lebih baik daripada rival utamanya tahun ini. Ia kebobolan lebih sedikit dan menyelamatkan lebih banyak tembakan tepat sasaran. Itu menjadi tanda yang menenangkan menjelang akhir Maret yang sibuk dan April yang padat bagi Atletico.
Derby untuk memperkuat posisinya
Kiper berusia 31 tahun ini menghadapi ujian besar lainnya. Minggu ini, ia akan bertanding melawan Real Madrid, dengan Oblak masih cedera. Meskipun menghadapi tim papan atas La Liga bukan hal baru bagi pemain yang sudah tampil di laga Piala besar, tantangan ini tetap signifikan.
Di derby pertama musim ini, Oblak yang bermain di gawang. Saat itu, Atletico menang telak (5-2), tapi performa sang Slovenia kurang mengesankan. Bahkan, rating Flashscorenya hanya 5.8 dari 10, dengan statistik -1.30 gol dicegah dan menghadapi 0.70 xGOT.
Musso kini berada di sorotan untuk mempertahankan performa apiknya.
Belum ada pembicaraan tentang ia menggeser posisi seniornya di hierarki kiper, tapi ia jelas mengguncang dinamika tim. Simeone sangat puas dengan kerjanya, rekan setimnya memuji, dan para penggemar merasa yakin saat ia berjaga di gawang.
Terserah ia untuk menutup musim dengan kuat dan memperkokoh posisinya menjelang musim panas.