Anggota Komite Eksekutif Nasional FKF Singkirkan Hussein Mohammed dari Jabatannya Akibat Skandal CHAN
Keputusan tersebut yang diambil pada hari Jumat juga memerintahkan anggota NEC Abdullahi Yussuf Ibrahim dan CEO sementara Dennis Gicheru untuk mundur sementara guna memungkinkan penyelidikan terhadap tuduhan tersebut.
Hussein diharapkan memberikan tanggapan lengkap mengenai cerita asuransi CHAN dan tuduhan lain terhadap pemerintahannya sebelum anggota NEC mengambil keputusan lebih dulu daripada dia.
Menurut berbagai laporan kontroversi ini berasal dari pengaturan asuransi bernilai tinggi untuk Kejuaraan Bangsa Bangsa Afrika 2024 atau CHAN yang menjadi tuan rumah bersama oleh Kenya Uganda dan Tanzania pada tanggal 25 Februari.
Laporan lebih lanjut menyebutkan bahwa FKF memberikan kontrak senilai KSh 42,406,815 kepada perusahaan yang baru saja terdaftar meskipun menerima penawaran lebih kompetitif dari perusahaan asuransi terkenal.
Penyelewengan Dana Publik
Telah menjadi perhatian Komite Eksekutif Nasional dan negara bahwa pelanggaran serius terhadap Konstitusi FKF dan undang undang Republik Kenya termasuk ketidakwajaran keuangan begitu bunyi sebagian pernyataan yang ditandatangani oleh sembilan dari empat belas anggota Komite Eksekutif Nasional yang dilihat oleh Flashscore.
Penyelewengan dana publik termasuk dugaan pencurian sekitar Kh42,000,000 dari rekening bank CHAN pelanggaran serius terhadap Undang Undang Pengadaan Barang dan Jasa Publik serta Pembuangan Aset 2015 dan Undang Undang Manajemen Keuangan Publik termasuk pengadaan barang dan jasa yang tidak kompetitif serta konflik kepentingan.
Pernyataan itu menambahkan dengan segera Hussein Mohammed mundur dari peran dan posisinya sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Kenya Abdullahi Ibrahim mundur dari peran sebagai anggota terpilih Komite Eksekutif Nasional FKF dan Dennis Gicheru mundur dari posisinya sebagai sekretaris jenderal sementara agar memungkinkan penyelidikan.
Mariga Ditunjuk Presiden Sementara FKF
Selain meminta Mohammed mundur anggota NEC memilih gelandang tim nasional Kenya sebelumnya Harambee Stars Macdonald Mariga untuk menjabat sebagai Presiden sementara dengan segera.
Wakil Presiden FKF Macdonald Mariga mengambil alih peran dan tanggung jawab Presiden FKF secara sementara dengan segera menunggu penyelesaian penyelidikan dan audit forensik terhadap urusan Federasi Sepak Bola Kenya pernyataan itu berlanjut.
Mariga diberi wewenang untuk mengadakan pertemuan darurat Komite Eksekutif Nasional. Anggota NEC juga meminta semua rekening bank milik FKF dan atas nama Hussein Mohammed dibekukan dengan segera.
Resolusi tersebut merujuk Pasal 40 Konstitusi FKF yang menyatakan resolusi tertulis yang didukung mayoritas anggota NEC secara hukum sah dan memiliki otoritas sama dengan keputusan yang dibuat dalam rapat formal.
Pertemuan NEC yang mengarah pada resolusi dihadiri oleh sembilan anggota sementara tiga anggota yaitu Charles Njagi Ahmedqadar Mohammed Dabar dan Kenneth Rungu tidak hadir.
Mohammed yang berada di Uganda menghadiri pertemuan Konfederasi Sepak Bola Afrika atau CAF untuk membahas Piala Afrika 2027 atau AFCON mendatang sebelumnya menyalahkan masalahnya pada orang orang jahat yang berusaha menjatuhkannya tetapi bersumpah tidak akan membiarkannya terjadi.
Melalui kampanye jahat seperti itu pengorbanan seumur hidup dedikasi dan investasi untuk mengembangkan struktur sosial kita melalui olahraga bisa hilang begitu saja tulis Mohammed di akun media sosialnya.
Reputasi hancur selamanya. Saya tidak akan membiarkannya. Dalam hal ini saya akan memberikan tanggapan lengkap terhadap tuduhan keji yang dibuat buatan ini dan semua propaganda yang direncanakan lainnya. Kami tahu semua rencana mereka.
Mohammed mengambil alih FKF pada tanggal 8 Desember 2024 setelah memenangkan pemilu. Ia mengumpulkan 42 suara pada putaran pertama pemungutan suara 11 lebih banyak daripada yang berada di posisi kedua yaitu mantan wakil presiden FKF Doris Petra.