Algeria Paksa Belanda Pergi ke Amerika dengan Kekalahan di Laga Perpisahan

Algeria Paksa Belanda Pergi ke Amerika dengan Kekalahan di Laga Perpisahan

Dalam laga perpisahan Belanda, pelatih Ronald Koeman memberikan debut kepada pemain sayap West Ham, Crysencio Summerville. Sementara itu, gelandang Brighton, Mats Wieffer, menggantikan Denzel Dumfries yang terkena skorsing dan akan bergabung dengan Real Madrid. Pemanggilan Summerville untuk Piala Dunia ini merupakan yang pertama kalinya bagi Oranje.

Ancaman pertama di De Kuip datang dari Donyell Malen yang sedang dalam performa terbaik. Ia membentur tiang gawang pada menit kedelapan setelah dengan cerdik berputar menjauhi Aissa Mandi. Tidak lama kemudian, Crysencio Summerville dan Tijjani Reijnders bekerja sama untuk mencetak gol, namun gol tersebut dianulir karena offside.

Belanda terus menekan untuk mencetak gol pembuka melalui kecepatan Summerville dan Malen. Keduanya berkolaborasi tepat sebelum menit ke-20, namun Malen gagal menyelesaikan umpan Summerville menjadi gol di gawang Luca Zidane.

Tekanan tinggi Oranje memberikan peluang lain bagi Tijjani Reijnders sebelum Algeria mulai menunjukkan diri. Di hadapan ribuan pendukung Algeria, kiper Brighton, Bart Verbruggen, melihat satu tembakan dibelokkan di atas gawangnya sebelum ia menangkap tendangan keras dari Nabil Bentaleb.

Saat hujan deras melanda Rotterdam, rekan setim terus mencari Donyell Malen, namun umpan silang Micky van de Ven berakhir di tangan Zidane, sementara umpan rendah Wieffer dihadang oleh pertahanan Fennecs.

Menyesali Peluang yang Terbuang

Setelah sejumlah pergantian pemain saat turun minum, termasuk pergantian kiper yang memberikan debut bagi Robin Roefs dari Sunderland bersama Belanda, Reijnders dan Malen kembali mendekat, tetapi gagal menjebol gawang. Penyerang Roma itu kembali gagal dalam duel satu lawan satu dengan Zidane.

Justin Kluivert menjadi pemain berikutnya yang menguji Zidane dengan tembakan jarak jauh, tetapi kiper Granada itu kembali melakukan penyelamatan gemilang. Memphis Depay, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belanda, memaksa Zidane melakukan penyelamatan berikutnya.

Sebaliknya, bintang Feyenoord, Anis Hadj Moussa, memberikan kejutan bagi Algeria pada menit ke-82. Ia melepaskan tembakan ke sudut atas gawang Roefs di stadion yang sering menjadi saksi golnya.

Belanda gagal dalam upaya mereka untuk menciptakan peluang di menit-menit akhir guna memenangkan laga persahabatan ini. Mereka harus menyesali peluang yang terbuang, karena kekalahan 1-0 dari Algeria mengirim Oranje ke Amerika Serikat untuk Piala Dunia.

Tim asuhan Ronald Koeman akan menjalani satu laga persahabatan lagi sebelum Piala Dunia, dengan Uzbekistan menjadi lawan di New York City pada 8 Juni dalam pertandingan tertutup.