Afrika Selatan Bertekad Bungkam Kritikus saat Hadapi Republik Ceko demi Jaga Asa di Piala Dunia
Meski hasil melawan Meksiko di laga pembuka turnamen tidaklah mengejutkan, penampilan mereka jauh di bawah standar di hadapan mata dunia saat Afrika Selatan harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain akibat dua kartu merah dan nyaris tidak mampu memberikan perlawanan berarti kepada lawan.
Jika dibandingkan dengan hasil gemilang di putaran pertama yang diraih negara-negara Afrika lainnya seperti Maroko, Pantai Gading, Tanjung Verde, dan Mesir, semuanya terasa seperti antiklimaks bagi tim yang sangat ingin menunjukkan kemampuan mereka di panggung global.
Hal ini menuai kritik pedas di tanah air, mulai dari penampilan individu hingga taktik pelatih asal Belgia mereka, Hugo Broos, yang menjadi sorotan tajam.
Namun menjelang pertandingan kedua Grup A melawan Republik Ceko di Atlanta pada hari Kamis, Maseko yakin tim harus mengambil inspirasi dari edisi 2023 final benua, di mana mereka tampil buruk dengan kekalahan 2-0 di laga pembuka melawan Mali, namun akhirnya membawa pulang medali perunggu setelah kalah tipis dari Nigeria melalui adu penalti di babak semifinal.
"Satu hal yang saya sadari adalah orang Afrika Selatan senang saat Anda menang, tapi saat Anda kalah, Anda dianggap yang terburuk. Itulah faktanya," ujar Maseko kepada wartawan.
"Kami memiliki pemain-pemain hebat dengan semangat juang, dan jika ada yang meragukan tim ini, sebaiknya mereka berpikir ulang.
"Kami pergi ke Piala Afrika 2023 dan kalah di pertandingan pertama. Tapi kami mampu bangkit kembali dan pulang dengan medali perunggu."
Republik Ceko akan memberikan tantangan berbeda dengan fisik dan kemampuan udara mereka, dan Maseko yakin Afrika Selatan harus bekerja lebih keras dari lawan.
"Satu hal yang harus kami tingkatkan adalah intensitas, kami perlu berlari lebih keras. Ini adalah sesuatu yang kami bicarakan sebagai tim. Kami tidak puas dengan hasil melawan Meksiko dan kami ingin tampil lebih baik ke depannya.
"Ini adalah turnamen besar dengan tim-tim besar, tapi kami harus tampil di sana dan menunjukkan bakat kami."
Afrika Selatan juga akan menghadapi Korea Selatan dalam pertandingan penyisihan grup terakhir di Monterrey pada 24 Juni.