AC Milan Kembali Masuk Perebutan Gelar Usai Kemenangan Berat Melawan Torino
Tim tamu memang memulai laga dengan sangat cerah melalui serangkaian upaya di seperempat jam pertama, termasuk sundulan dari Ardian Ismajli di dalam kotak penalti yang dengan cerdik ditepis ke atas mistar gawang oleh kapten Milan Mike Maignan.
Namun, setelah awal yang lambat dalam pertandingan ini, tuan rumah tiba-tiba bangun menjelang jeda.
Pada menit ke-36, tembakan cepat dari Adrien Rabiot memaksa Alberto Paleari beraksi untuk pertama kalinya.
Tapi kiper Il Toro itu tak bisa berbuat apa-apa terhadap tembakan berikutnya dari Milan hanya beberapa saat kemudian, saat tendangan indah dari jarak 25 yard oleh Strahinja Pavlovic masuk melalui sisi bawah mistar untuk membawa Rossoneri unggul.
Terpuji bagi Torino, mereka tak meratapi nasib dan langsung mencari gol penyama. Tak lama setelah gol brilian Pavlovic yang berpotensi jadi gol musim ini, Duvan Zapata berada di posisi bagus, tapi upayanya dari jarak dekat ditahan Maignan untuk menjaga keunggulan timnya. Il Toro terus menekan dan secara adil menyamakan kedudukan tepat sebelum turun minum.
Tembakan dari jarak 20 yard oleh Nikola Vlasic ditepis ke tiang oleh Maignan, sebelum bola memantul kembali dari kiper Prancis itu dan jatuh ke kaki Giovanni Simeone, yang dengan tenang menyundul rebound untuk gol Serie A ke-8nya musim ini.
Pidato tim Massimiliano Allegri di ruang ganti paruh waktu pasti sangat menginspirasi, karena tuan rumah langsung keluar dengan semangat juang sejak awal babak kedua.
Milan merebut kembali keunggulan pada menit ke-54 melalui Rabiot yang menyambut umpan silang Christian Pulisic di depan gawang untuk mencetak gol dari jarak enam yard. Situasi segera memburuk bagi tim tamu.
Pada serangan berikutnya, pertahanan Torino yang statis memungkinkan Youssouf Fofana melepaskan tembakan ke gawang dan meski Paleari menyentuh bola dengan tangannya, itu tak cukup untuk mencegah Rossoneri memperlebar keunggulan.
Tim Roberto D'Aversa tak menyerah begitu saja dan hampir saja memperkecil ketinggalan di pertengahan babak kedua, saat Maignan melakukan penyelamatan refleks mengesankan untuk menghentikan Simeone dari mencetak gol keduanya malam itu.
Drama terjadi dengan 10 menit tersisa waktu normal, saat tim tamu akhirnya diberi penalti setelah intervensi VAR karena Pavlovic dinyatakan melanggar Simeone di dalam kotak penalti.
Vlasic maju untuk menendang penalti dan tak salah sasaran dengan mengirim bola ke sudut atas untuk menciptakan akhir laga yang mendebarkan. Namun, meski berusaha keras merebut poin akhir, Milan bertahan untuk meraih tiga poin berharga.
Milan naik ke posisi kedua di Serie A dan akan berusaha keras meraih kemenangan beruntun setelah jeda internasional saat menghadapi SSC Napoli yang berada di peringkat ketiga di kandang lawan. Sementara itu, Torino tetap di peringkat 14 dan unggul enam poin dari zona degradasi.