AC Milan Berharap Bangkitkan Asa Juara yang Semakin Pudar dalam Derby Lawan Inter
AC Milan akan menghadapi pemimpin Serie A Inter akhir pekan ini dengan menyadari bahwa derby ini bisa menjadi kesempatan terakhir untuk memberikan tekanan.
Skuad Massimiliano Allegri tertinggal 10 poin dari rival mereka dengan 11 pertandingan tersisa setelah kehilangan poin bulan lalu melawan Como dan Parma.
Kekalahan kandang 1-0 dari Parma merupakan kekalahan pertama Milan di liga sejak pertandingan pembuka musim, tetapi sembilan hasil imbang membuat mereka tertinggal jauh.
Kemenangan 2-0 atas Cremonese di laga terakhir membuat Milan tetap berada dalam jangkauan dan memberi peluang untuk memangkas jarak menjadi tujuh poin pada Sabtu.
"Inter berada di atas kami di klasemen tapi mungkin mereka akan bermain dengan tekanan lebih sedikit daripada kami," kata bek Milan Strahinja Pavlovic kepada Gazzetta dello Sport.
"Derby itu cerita tersendiri: Setiap pertandingan berbeda dari yang lain. Saya mengharapkan laga penuh perjuangan dan berharap kami menang."
Laporan media Italia minggu ini menyebutkan bahwa pelatih Milan Allegri mungkin menggantikan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih sementara Real Madrid di Santiago Bernabeu akhir musim.
Tapi mantan pelatih Juventus itu yang kembali ke Milan untuk periode kedua musim panas lalu minggu lalu menyatakan kepuasannya di San Siro.
"Ada harmoni penuh dengan klub; kami saling bicara dan membandingkan catatan. Yang terpenting adalah kami semua bekerja untuk kebaikan AC Milan," kata Allegri yang memenangkan Scudetto bersama Milan pada 2011.
"Saya sangat senang kembali ke sini setelah bertahun-tahun dan menemukan kelompok luar biasa dengan para pemain fantastis.
"Klub sedang merencanakan masa depan AC Milan dan untuk itu kami perlu mencapai hasil terpenting yaitu kembali ke Liga Champions."
Inter yang Tangguh
Inter tak terkalahkan di kompetisi domestik kecuali kekalahan adu penalti dari Bologna di Piala Super Italia sejak kekalahan 1-0 dari Milan di pertemuan sebelumnya pada November.
Mereka sejak itu meraih 14 kemenangan dan satu hasil imbang di Serie A untuk menguasai perburuan gelar dan juga mencapai semifinal Piala Italia.
Pelatih Inter Cristian Chivu melakukan 10 pergantian untuk leg pertama semifinal Piala tanpa gol di Como tengah pekan tapi kemungkinan akan memulangkan pemain utama regulernya untuk leg kedua.
Inter menunjukkan kerentanan di Eropa dengan tersingkir dari Liga Champions di babak playoff knockout oleh Bodo/Glimt dari Norwegia.
Pemain yang harus diwaspadai: Nicolas Paz
Pemuda asal Argentina ini menjadi kekuatan utama di balik dorongan Como untuk lolos ke Liga Champions musim ini dan bisa menjadi tokoh kunci dalam pertahanan gelar Piala Dunia juara mereka musim panas ini.
Paz berusia 21 tahun yang direkrut dari Real Madrid dua tahun lalu sudah mencetak sembilan gol dan menciptakan enam lainnya di Serie A musim ini.
Como milik Cesc Fabregas akan bertandang ke Cagliari pada Sabtu dengan peluang menyamakan poin dengan Roma di posisi keempat sebelum pertandingan klub ibu kota itu di Genoa.
Statistik Kunci
6: Sejak debut Serie A pada Januari hanya Harry Kane (sembilan) yang mencetak lebih banyak dari enam gol Donyell Malen milik Roma di lima liga top Eropa.
6: AC Milan tak terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir dengan Inter di semua kompetisi.
13: Torino tak pernah menang dalam 13 kunjungan terakhir ke Napoli.
Jadwal Pertandingan (semua waktu GMT)
Jumat
Napoli v Torino (1945)
Sabtu
Cagliari v Como (1400), Atalanta v Udinese (1700), Juventus v Pisa (1945)
Minggu
Lecce v Cremonese (1130), Bologna v Verona, Fiorentina v Parma (keduanya 1400), Genoa v Roma (1700), AC Milan v Inter Milan (1945)
Senin
Lazio v Sassuolo (1945)